Subscribe
Add to Technorati Favourites
Add to del.icio.us
Senin, 07 November 2011

cintaku di pulau garam

Diposting oleh MOHAMMAD ALI GHOFFAR DAHALAH

oleh Iib Wess pada 24 Oktober 2011 jam 22:11

Dalam jauh mata menerawang
Gadis Pulau Garam menangisi betapa panjang benang kepedihan
Namun tangan menggenggam erat tekat
Meski penat meminta pijat, cinta yang hanya satu dia temukan di dalam buana ilmu agama
Akhirnya harus mengakui bahwa Ismail berkorban demi ketaqwaan
Gadis Pulau Garam berkorban untuk Sang Rasa
...
Walau sorban beralih tangan
Kerudung hitam ditambal sulam
Doaku tak putus seperti tasbih
Cintaku tak pupus bagai sirih

 Di tengah jembatan cintaku beradu pada sang bulan
semoga cintamu juga akan mengucap satu rasa
di dadaku, ingin ku paksa meneriakimu
namun hatiku bingung dan syahdu.....

Sekian lama cinta mengusik rasa
aku berharap dawai indah bsa ku petik
sekian lama kesetiaan dan cintaku bersabah
kelak cinta harusnya berakhir apik...

Tanyakanlah pada rumput yang bergoyang
sesudi apakah aku padamu
aku tak akan berhenti mencintaimu
sampai ku tak mampu

sebagai manusia yang tau kaidah
akan ku tanamkan cinta yg sopan sehidup semati
kamu yg hidup,aku yg mati tak mengapa

akan ku latih hati ini
siap menerima apa saja....

TUHAN...ajari aku bersabar
membimbing rasa di hatiku...
Bila mataku tak bisa lagi menatap wajah cintaku ini
TUHAN...tolong beri aku waktu untuk merasakan cintanya.....

0 komentar:

Posting Komentar